Di tengah hiruk pikuk dunia yang terus berubah, menanamkan akar kebangsaan pada generasi muda menjadi pondasi krusial. Babinsa Desa Giri Jaya, Koramil Nagrak, mengambil peran penting dalam upaya ini. Pada Rabu (15/07/2026), suasana SMP Ismailiyah di Desa Giri Jaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terasa berbeda. Para siswa baru yang tengah menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) disuguhkan materi Wawasan Kebangsaan yang sarat makna.
Tujuan utama kegiatan ini sungguh menyentuh hati: menumbuhkan cinta tanah air yang mendalam, mengobarkan semangat persatuan, serta membentuk kedisiplinan diri. Lebih dari itu, para siswa diajak untuk mengasah karakter agar kelak memiliki tanggung jawab, kedisiplinan yang kokoh, dan kemampuan menghargai keberagaman - bekal tak ternilai untuk mengarungi masa depan yang penuh tantangan.
Dengan gaya penyampaian yang interaktif, Babinsa Desa Giri Jaya tak hanya sekadar memberi ceramah. Ia merangkai materi tentang Pancasila, UUD 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika menjadi kisah yang relevan, sembari menekankan betapa pentingnya menjaga keutuhan bangsa sejak dini. Antusiasme para siswa terlihat jelas, mereka terlibat aktif dalam diskusi dan sesi tanya jawab, seolah menemukan percikan semangat baru dalam diri.
"Melalui kegiatan Wawasan Kebangsaan ini kami ingin menanamkan rasa cinta tanah air, kedisiplinan, serta semangat persatuan kepada para siswa sejak dini. Karakter yang kuat akan menjadi bekal mereka dalam meraih masa depan dan menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas, " ujar Babinsa Desa Giri Jaya, Agus Purwanto, dengan penuh keyakinan.
Dukungan penuh datang dari jajaran TNI. Kapten Arm Andriono, Danramil Nagrak, menegaskan komitmen Koramil untuk terus membina generasi muda. "Koramil akan terus mendukung kegiatan pembinaan generasi muda melalui pendidikan karakter dan Wawasan Kebangsaan. Sinergi antara TNI dan dunia pendidikan sangat penting dalam mencetak generasi yang berakhlak, disiplin, dan memiliki jiwa nasionalisme, " katanya.
Letkol Inf Beny Syafri, S.H., M.Han., Komandan Kodim 0607/Kota Sukabumi, turut menggarisbawahi pentingnya peran sekolah. "Kegiatan Wawasan Kebangsaan di lingkungan sekolah merupakan bagian dari upaya membangun karakter generasi muda agar memiliki rasa cinta kepada bangsa dan negara serta siap menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, " tegasnya.
|
Baca juga:
Pendampingan makan bergizi
|
Brigjen TNI Thomas Junio, Komandan Korem 061/Surya Kencana, menekankan perlunya keberlanjutan dalam upaya ini. "Pembinaan karakter melalui Wawasan Kebangsaan harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar lahir generasi muda yang berintegritas, berdisiplin, dan mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia, " tuturnya.
Puncak penegasan datang dari Mayjen TNI Kosasih, S.E., M.M., Pangdam III/Siliwangi. Beliau memandang generasi muda sebagai aset bangsa yang tak ternilai. "Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan dengan karakter yang kuat, semangat bela negara, serta kecintaan terhadap Pancasila dan NKRI. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan lahir generasi yang tangguh, berprestasi, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara, " ungkapnya.
Dengan semangat MPLS yang diisi materi Wawasan Kebangsaan, diharapkan para siswa baru SMP Ismailiyah tidak hanya mendapatkan ilmu pengetahuan, tetapi juga meresapi nilai-nilai luhur kebangsaan. Mereka diharapkan tumbuh menjadi pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan kelak mampu menjadi agen persatuan yang membawa kebaikan bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat luas.

Agus Purwanto.